Wet Pussy…

Kids, today’s topic was inspired by Sassy Monroe.

I just love the way bahasa Indonesia sounds when used in an ICT context. Its so colorful don’t you think?

Ketika anda kali pertama mengenal komputer, tentunya kebanyakan dari anda memakai operating system Windows. Tidak peduli apakah operating system tersebut bajakan atau orisinal, pokoknya yang ada dalam benak anda adalah sebuah komputer hanya bisa berjalan dengan operating system Windows. Begitu juga ketika anda ingin melakukan surfing Internet, anda tentu memerlukan sebuah web browsing yang bisa digunakan untuk menjelajah dunia maya secara cepat dan nyaman.

Dalam hal ini, Windows yang anda kenal tersebut hanya meyediakan Internet Explorer atau IE sebagai web browser standar ketika anda melakukan instalasi Windows ke dalam komputer anda. Dengan begitu, tentunya anda hanya mengenal IE saja sebagai satu-satunya web browser pada saat itu.

Kemudian beberapa tahun belakangan ini banyak bermunculan komunitas open source di dunia yang tercipta dari “ketidak puasan” mereka terhadap Microsoft yang dianggap telah memonopoli sebagian besar software yang beredar di seluruh dunia. Yang paling terlihat dari usaha para komunitas open source tersebut adalah terciptanya operating system yang disebut-sebut mampu menandingi Microsoft windows, yaitu Linux.

Operating system Linux mempunyai berbagai macam jenis yang biasa disebut dengan distro. Masing-masing distro memiliki keunggulan yang berbeda satu sama lain. Namun, ada satu aplikasi yang sama pada setiap distro tersebut, yaitu web browser yang digunakan. Hampir semua distro yang ada di Linux menggunakan web browser dari Mozilla yang disebut dengan Firefox sebagai standar web browser mereka.

Satu lagi pilihan web browser yang bisa anda gunakan selain IE dan Firefox adalah Opera. Web browser yang satu ini sebenarnya diluncurkan dalam bentuk shareware kali pertama pada tahun 1996 jauh sebelum Firefox diluncurkan. Namun entah kenapa, namanya timbul dan tenggelam seiring semakin diperbaruinya fitur dan fungsi yang ada dalam Internet Explorer dan Firefox. Perlu anda ketahui bahwa Opera adalah web browser pertama yang sudah menggunakan fungsi tabbing. Setelah itu, baru kemudian yang lain mengikuti, seperti Firefox dan yang terakhir adalah IE.

More…

10 Comments

The House That Jack Built…

I really enjoyed reading Jack’s post on Brunei businesses going bust. Absolutely agree that its not all gloom and doom and its just a matter of time before the economy starts pumping again with all those projects slated for the 9th RKN.

My only concern is this, what do we do before then? Aside from jostling for position with arms (and mouths) wide-open, ready for the giant JPKE to award those “mega-projects”?

Anyway, thats boring stuff. I was more excited by the suggestion that Brunei become a retirement village for the rich (and famous?). I like that idea, and I think it can work! Not only as retirement village but also as a residential base for executives from multi-national companies, it would be ideal. With all ASEAN capitals within a short flying distance, these executives could telecommute daily and fly to and from meetings as and when.

In return, they would get a safe, tax-free, and clean environment to bring up their families.

Sweet…

2 Comments